Nunggu
ada hidayah pake hijab ?. Pake hijab kok
nunggu hidayah si ?! Hidayah itu tidak datang dengan sendirinya melainkan
dicari. sudahkah kita menjemput hidayah itu ?? Atau nunggu waktu yang tepat. Sebenarnya
asalkan kita punya kemantapan hati dan kemauan yang besar, kita tidak perlu
untuk menunggu hidayah dari Allah datang. karena semua itu kembali pada diri
kita.
Ada yang
bilang “Dibenerin dulu deh, ahlaknya sebelum pake hijab”. Jadikan Berhijab
adalah langkah awal menuju ketaatan. setelah berhijab semua perbuatan baik dan
ahlak mulia, hati akan sendirinya tergerak untuk selalu memperbaiki diri dan ibadah.
Asalkan ada kemauan untuk istiqomah dalam kebaikan dan memperbaiki segala
kesalahan yang lalu. Memperbaiki diri memang penting, namun tidak ada salahnya
dari luar kita benahi diri untuk behijab. Menjaga pandangan kaum adam untuk
tidak melihat aurat kita. semua akan terbiasa jika sudah dicoba. Sekarang gak
ada alasan lagi dong untuk menunda memakai hijab.?
Memakai
hijab bagi perempuan yang sudah balig, hukumnya wajib. Dalam quran surah al
azhab ayat 59 yang artinya; “katakanlah kepada isteri-isterimu,
anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: Hendaklah mereka
mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka
lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah
Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.
Islam
sangat menjaga kemuliaan wanita, seperti permata yang tempatnya jauh tersembunyi
didalam tanah yang berlapis-lapis. begitu
juga mutiara yang letaknya jauh didasar samudera yang tertutup dan
terselimuti daging lembut kemudian terlindungi oleh cangkang yang indah.
Emaspun letaknya jauh didalam tambang tertutup oleh berlapis-lapis bebatuan.
Namun mereka tetap mahal, bernilai dan tentunya tidak sembarang orang yang
memilikinya, begitu pun wanita. Ia yang menutup auratnya karena Allah, dengan melindungi
kecantikannya agar tak menarik sembarang mata memandang.
Lantas hijab
yang seperti apa dalam islam ? mengikuti style boleh saja kok, asalkan memenuhi
syarat. yaitu yang terutama tidak menimbulkan syahwat. Bagaimana caranya ?!
Tidak berpakaian ketat atau membentuk lekuk tubuh, sebaiknya longar dan tebal.
Tidak menyerupai suatu kaum atau dengan lambang-lambang dari suatu kaum. Khimar
menutupi dada, kepala dan lengan. Tidak transparan atau tipis. Memakai
perhiasan tidak berlebihan atau tidak tabaruj, seharusnya adalah sederhana dan
tidak ada punuk unta. Perhiasan yang paling baik adalah bertakwa kepada Allah,
dalam quran surah al a’raaf ayat 26 yang artinya “Hai anak
Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu
dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah
yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda
kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat”.
Dan yang
paling penting adalah niat yang tulus karena Allah dan mencari ridha Allah. Bukan
agar mendapat decak kagum. Yaa ukhti lantas apa yang menjadi dilema bagimu
untuk menjadi ikhwan yang baik ?. Jikalau tidak sekarang lalu kapan lagi, sesengguhnya
umur manusia tidak ada yang mengerti.

Tidak ada komentar :
Posting Komentar