Senin, 26 September 2016

Aisyah (Ummu Mukminin) dan Keutamaannya...

Aisyah binti Abu Bakar adalah seorang wanita siddiqqah putra dari seorang yang siddiq. Ibunya bernama Ummu Ruman. Beliau dilahirkan delapan tahun sebelum hijriah. Kemudiaan menikah dengan Rasulullah enam atau tujuh tahun kemudian ditinggal wafat Rasulullah pada usianya delapan belas tahun. Beliau meninggal pada masa pemerintahan Mu’awiyah tahun 58 hijriah. Beliau dipanggil dengan Ummu Abdillah atas saran dari Rasulullah, karena beliau menyuapkan kurma kepada keponakannya, Abdullah bin Zubair. Dan banyak sahabat dan tabiin yang menimbah ilmu kepadanya dan banyak meriwayatkan hadits darinya.

Aisyah adalah wanita yang paling dicintai Rasulullah. Setelah wafatnya Rasulullah, Aisyah  menjadi figur wanita yang paling unggul dari kaumnya. Seperti dalam hadits bahwasanya rasulullah bersabda;
فَضْلُ عَائِشَةَ عَلَى النِّسَاءِ كَفَضْلِ الثَّرِيْدِ عَلى سَائِرِ الطَّعَامِ
“Keutamaan Aisyah diatas kaum wanita seperti keutamaan tsarid diatas semua makanan.”  HR.Muslim
Makna tsarid adalah makanan yang diremuk dan direndam dalam kuah. Tentu saja makanan tersebut lebih bermanfaat dari makanan lainnya, lebih mengenyangkan, mudah dikunyah, lebih nikmat, dan cepat penyajiannya. Danmakanan itu juga diracik berbagai bahan yang terbaik. Begitu pula Aisyah ra. dibanding dengan kaum wanita lainnya. Beliau sosok menghimpun berbagai sifat kebaikkan dengan takaran dan porsi yang seimbang, sehingga tampil dengan pribadi yang sempurna pada masanya.
Sifat-sifat unggul yang dimiliki Aisyah terbagi menjadi dua,yaitu ynag pertama sifat yang Allahanugerahkan kepada Aisyah yang tidak dianugerahkan oleh wanita lainnya. Beliau telah menegaskan sendiri sifat-sifatnya; “Aku memiliki sembilan sifat yang tidak dimiliki seorangpun wanita sebelumku kecuali apa yang dianugerahkan Allah kepada maryam binti imran. Demi Allah, aku tidak mengatakan hal ini karena ingin menyombongkan diri kepada seorangpun dari rekan-rekanku (istri-istri Rasulullah saw, lainnya).” Abdullah bin Shafawan bertanya, “wahai umul mukminin, apa sajakah sifat-sifat itu?.” Beliau menjawab, “Malaikat (jibril) datang dengan membawa gambarku kepada Rasulullah saw. Rasulullah menikahiku ketika aku baru berusia tujuh tahun. Aku dihadiahkan kepada Rasulullah ketika aku berusia sembilan tahun. Rasulullah menikahiku dalam keadan perawan dan tidak ada seorang perempuanpun wanita yang menyamaiku dalam hal ini. Wahyu datang kepada beliau ketika akud an beliau berada dalam satu selimut aku termasuk wanita yang beliau cintai. Telah turun ayat-ayat al-Qur’an mengenaiku ketika umat hampir saja binasa karenanya. Aku melihat jibril dan tidak ada istri yang lainnya yang melihatnya. Rasulullah meninggal dirumahku dan tidak ada seorangpun yang disamping malaikat kecuali aku.” HR. Al Hakim
Kemudian sifat yang kedua Aisyah adalah sifat yang dapat diusahakan dan diteladani oleh setiap wanita. Yaitu sebagai berikut;
1.    Dermawan
Kebanyakan wanita memiliki sifat kikir dibandingkan pria. Namun Aisyah memeliki kedermawan yang besar dan dapat terbilang melampaui batas.
Urwah berkata; “Sesungguhnya Aisyah pernah bersedekah dengan uang tujuh puluh dirham, sedangkan beliau menambal sendiri sisi baju rompinya yang terkoyak. Semoga Allah meridhoinya.” HR Abu Nu’aim

2.    Tidak Pernah Menggunjing
Kebanyakan wanita sering menggunjing dan membicarakan keburukan orang lain, namun Aisyah berbeda dengan wanita lain, melainkan beliau sering membicarakan kebaikan orang lain. Bahkan beliau tidak ingin membicarakan keburukan Hasan bin Tsabit yang telah memfitnahnya berselingkuh dengan Shafwan. Urwah menuturkan;
Aku mencelah Hasan didepan Aisyah karena dia termasuk orang yang banyak menyebarkan berita bohong tentang dirinya, lalu Aisyah berkata ‘janganlah kamu mencelahnya karena dia dulu selalu membela Rasulullah.’” HR Al-Bukhari

3.    Tidak Mengharapkan Bantuan Orang Lain Dan Tidak Ingin Menjadi Beban Bagi Orang Lain
Semeninggalnya Rasulullah Aisyah tidak suka mengharapkan bantuan orang lain dan tidak ingin sekali-kali menjadi beban bagi orang lain. Walaupun banyak orang yang memberinya namun ia senantiasa untuk membalasnya. Sangat berbeda dengan kita yang sering mengharapkan pemberian orang lain. Bahkan tanpa kita malu kita meminta bantuan dan kadang menjadi beban orang lain. Padahal diri kita masih mampu tanpa menyusahkan orang lain.
Telah datang dari Iraq harta rampasan perang berupa tempat perhiasan. Didalamnya terdapat sebuah permata. Umar berkata kepada para sahabatnya, ‘Tahukah kamu berapa harga permata ini?’ Mereka menjawab, ‘Tidak’. Mereka juga tidak tahu cara membaginya. Umar berkata ‘Apakah kalian mengizinkan jika permata ini aku kirimkan kepada Aisyah demi cinta Rasulullah saw kepadanya?’ Mereka menjawab ‘Ya,’ Lalu Umar mengirimkannya kepada Aisyah. Beliau berkata, ‘Apa yang disembahkan Umar kepada sepeninggal Rasulullah saw? Ya Allah, jangan biarkan aku hidup untuk menerima pemberiannya lagi pada masa mendatang.’” HR Al Hakim
Aisyah binti Thalhah menuturkan, “Umul Mukminin Aisyah ra. sering menerima surat dan hadiah dari banyak orang. Surat dan hadiah mereka dititipkan kepadaku karena hubunganku dekat dengannya. Aku berkata kepadanya, ‘wahai bibi, ini adalah surat dan hadiah dari si fulan.’ Beliau menjawab ‘jawablah surat itu dan balaslah pemberiannya. Jika kamu tidak memiliki pakaian, maka aku akan memberimu.’ Beliau benar-benar memberiku pakaian untuk dikirimkan sebagai hadiah balasan.” (Al Baihaqi)

4.    Tidak Menyukai Sanjungan Dan Pujian
Kebanyakan wanita ingin dipuji, bahkan jikalau tidak ada yang memuji ia akan memuji diri sendiri. Namun Aisyah tidak suka terhadap pujian pada dirinya. Ibnu Malikah menuturkan;
Suatu hari Ibnu Abbas memuji Aisyah. “Tidak ada sesuatu pun yang terjadi antara dirimu dan pertemuan dengan orang-orang yang engkau cintai kecuali terpisahnya ruh dari jasad. Engkau adalah istri yang  paling dicintai Rasulullah saw., dan beliau tidak mencintai kecuali kebaikan. Kalungmu telahterjatuh dari malam Al Abwa’ lalu turun ayat Al-Quran mengenai dirimu. Tidak adda satu pun masjid dari masjid-masjid kaum muslimin melainkan dikumandangkan didalamnya ayat-ayat yang menegaskan kesucianmu ditengah malam dan siang hari.” Aisyah berkata ‘Jauhkan aku dari pujianmu itu wahai Ibnu Abbas. Demi Allah, sungguh aku berharap menjadi orang yang dilupakan orang.’ HR. Ahmad

5.    Tabah Dan Pemberani
Anas bin Malik berkata “aku melihat Aisyah binti Abu Bakar dan ummu Sulaim menyingsingkan sarungnya sehingga aku melihat gelang kaki yang melingkar di bawah betis keduanya. Keduanya memanggul qirbah (bejana berisi air) diatas panggulnya, lalu memberi minum kepada para pasukan. Setelah itu, keduannya kembali lagi mengisi qirbah hingga penuh, kemudian memberi minum kepada para pasukan.” HR. Muslim
Ketika terjadi perang Khandaq,aku keluar menelusuri jejak orang-orang. Lalu kud engar di belakang suara derap kaki yang menghentak bumi. Aku pun menoleh, ternyata dia adalah Sa’ad bin Mu’adz dan keponakannya Harits bin Aus yang membawa perisai. Aku pu bangkit dan masuk kesebuah kebun, ternyata didalamnya ada sekelompok kaum muslimin, dan ternyata ditengah mereka terdapat Umar bin khatab. Umar berkata, ‘apa yang membuatmu datang kesini. Demi Allah engkau adalah seorang wanita yang sangat pemberani.’”  HR. Ahmad

6.    Ahli Ibadah
Aisyah ra berkata “Aku tetap melaksanakan sholat (dhuha) sebagaimana aku melakukannya pada zaman Rasulullah saw. Bahkan, seandainya ayahku di hidupkan kembali lalu melarangku melakukan sholat itu, aku tetap tidak akan meninggalkannya.” HR. Ahmad
Sesungguhnya Aisyah senantiasa berpuasa sepanjang tahun.” HR. Ibnu Sa’ad
7.    Selalu Belajar
Imam Az Zuhri berkata “ seandainya ilmu Aisyah disandingkan dengan ilmu seluruh kaum wanita, niscaya lebih utama ilmu Aisyah.” Ath Thabrani

Itu lah keutamaan dari Ummul mukminin Aisyah ra. semoga saya dan wanita-wanita lainnya dapat menteladani sifat-sifat Aisyah ra, dan keunggulannya sehingga menjadi pelita yang menerangi masa depan dan generasi selanjutnya. Aamiin

Semoga bermanfaat J

Selasa, 20 September 2016

Sistem Komunikasi Indonesia (Teknologi)

Teknologi adalah pengembangan alat dan aplikasi yang meliputi mesin dan materialyang dapat memudahkan manusia untuk menyelesaikan pekerjaannya. Komunikasi adalahsuatu proses penyampaian pesan, informasi atau pertukaran makna antara satu orang kepadaorang lain, sekolompok orang atau lingkungan sekitarnya. Komunikasi dibagi menjadi duayaitu verbal dan non verbal untuk memudahkan seseorang untuk mengerti makna atau pesanyang disampaikan. Jadi tekonologi komunikasi adalah pengembangan alat atau aplikasi yang digunakan untuk memudahkan manusia untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada orang lain, sekelompok orang atau lingkungan.
Teknologi Komunikasi adalah peralatan perangkat keras (hardware) dalam sebuah struktur organisasi yang mengandung nilai-nilaisosial yang memungkinkan setiap individu mengumpulkan, memproses dan saling tukar menukar informasi dengan individu-individu lain. Yang mendasari sesuatu hal dapat digolongkan ke dalam teknologi komunikasi : Teknologi komunikasi dapat diimplementasikan dalam suatu alat. Teknologi komunikasi dilahirkan oleh sebuah struktur sosial, ekonomi dan politik.
A.  Pengertian Teknologi Komunikasi
Menurut KBBI teknologi adalah sarana  untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Sedangkan teknologi komunikasi adalah yang berhubungan dengan komunikasi jarak jauh. Contohnya seperti;  telepon, radio, dan televisi.[1]
Teknologi dapat dikatan sebagai sistem dan mesin yang kita  gunakan untuk membereskan sesuatu. Sedangkan menurut para ahli adalah sebagai berikut :
Bernard Barelson & Garry A. Steiner
Teknologi Komunikasi adalah proses transmisi informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan sebagainya dengan menggunakan simbol-simbol, kata-kata, gambar, grafis, angka, dsb.
Colin Cherry
Teknologi Komunikasi adalah proses dimana pihak-pihak saling menggunakan informasi dengan untuk mencapai tujuan bersama dan komunikasi merupakan kaitan hubungan yang ditimbulkan oleh penerus rangsangan dan pembangkitan balasannya.
Hovland, Janis dan Kelley
Teknologi Komunikasi merupakan proses individu mengirim rangsangan (stimulus) yang biasanya dalam bentuk verbal untuk mengubah tingkah laku orang lain. Pada definisi ini mereka menganggap komunikasi sebagai suatu proses.[2]

B.  Perkembangan Teknologi Komunikasi
a.    Era Tulisan (4000 Sebelum Masehi – Sekarang) :
Sebagaimana kita tahu bahwa era tulisan sudah mulai dikenal oleh para leluhur kita.Walau tulisan itu belum berbentuk huruf-huruf akan tetapi era ini sudah mulai dikenal sejak dahulu.Namun seiring perkembangan,era tulisan ini menjadi berkembang ke arah yang lebih baik.Dan akhirnya pada tahun 1465,seorang ilmuan dari Germany bernama Johannes Gutenberg menemukan alat cetak.Seiring berjalannya waktu era ini berbarengan pula dengan industri alat tulis,dimana awalnya ditemukan serat pensil,sampai tinta yang sering digunakan sampai saat ini.Konsep komunikasi yang dapat dilihat adalah dimana dari jaman dahulu orang sudah mulai berkomunikasi melalui tulisan-tulisan,banyak ditemukan oleh para ilmuan gambar-gambar di bebatuan,itu menggambarkan manusia purba pun sudah berkomunikasi,dan itu termasuk dalam era komunikasi tulisan.Peran komunikasi melalui tulisan sangat berguna hingga masa sekarang,bahkan walau di dalam media eletronik,di dalamnya kita tetap menggunakan tulisan,sehingga era tulisan sampai hari ini masih sangat digunakan
b.    Era Komunikasi Cetak (1456 – Sekarang) :
Setelah alat bantu cetak ditemukan oleh Johannes Guttenberg, semakin berkembang lah era komunikasi.Dari Era Tulisan menjadi Era Komunikasi Cetak.Berhubungan dengan ini,semakin banyak pula tulisan-tulisan yang dicetak,khususnya Johannes Guttenberg menggunakan alat cetaknya untuk menyebar injil-injil alkitab.Dan mulai dari era ini pula mulai diadakannya pendidikan formal.Dan pendidikan membaca,karena pada saat itu banyak orang yang masih buta huruf.Namun mesin cetak dapat dipakai oleh banyak orang setelah orang Amerika bernama Benjamin Day membuat surat kabar bernama New York Sun.Konsep komunikasi yang dapat dilihat adalah dimana setia tulisan mulai bisa disebarluaskan,dan pembaca tidak harus mendatangi langsung sumber tulisan,ini memudahkan para penulis untuk menyebarkan baik itu berita,ataupun ilmu pengetahuan.Contoh dalam komunikasi di Indonesia adalah Koran yang masih mendapat tempat,tidak kalah dengan media-media elektronik.Namun komunikasi media cetak tidak hanya koran,majalah namun billboard,pamflet pun termasuk media cetak,dan ini termasuk konsep media masa karena dalam media berusahan menyebarkan sebuah berita ke masyarakat luas.Peran komunikasi cetak sudah jelas,yaitu memberikan informasi kepada masyarakat,karena salah satu cara terbaik untuk menyebarkan sesuatu adalah melalui media cetak,karena masyarakat sangat terpengaruh dengan adanya media cetak,apalagi jika dengan tampilan yang menarik dan dengan kata-kata yang kreatif.Di Indonesia sudah ada beberapa lembaga atau perusahaan media cetak,yaitu Kompas,Pikiran Rakyat,bahkan majalah-majalah seperti Cinemagz termasuk kedalam media cetak.
c.    Era Telekomunikasi (1844 – Sekarang)
Di era ini adalah era dimana komunikasi sudah sangat berkembang.Alat bantu komunikasi sudah mulai berkembang.Alat bantu komunikasi elektronik mulai dikenal dan dipakai.Alat bantu komunikasi elektronik pertama adalah telegram,yang ditemukan oleh Samuel Morse. Samuel Morse mulai menggunakan telegram pada tahun 1844. Dijaman ini pula tidak hanya telegram namun banyak ditemukan alat-alat komunikasi elektronik, seperti telephone, mesin fax, radio, televisi, mesin audio, dll. Perkembangan teknologi komunikasi di era ini berkembang cukup pesat, malah di era inilah bisa dibilang awal mula teknologi komunikasi berekmbang pesat. Telekomunikasi yang berarti alat komunikasi jarak jauh karena arti dari tele adalah jarak jauh.Karena Samuel Morse lah banyak ilmuan menjadi terpacu untuk menciptakan alat-alat bantu lainnya. Peran teknologi di era ini sangat membantu kita di jaman sekarang. Karena dengan adanya alat komunikasi jarak jauh,semuanya bisa kita raih dengan cepat,sehingga perekonimian pun bisa semakin maju, karena alat telekomunikasi dapat mengehemat waktu dan biaya.
Sebagai contoh adanya telephone genggam yang saat ini hampir semua orang memilikinya,bahkan yang dulu telephone genggam hanya dapat dipakai oleh beberapa kalangan,saat ini pedangan kaki lima pun sudah bisa kita lihat memiliki telephone genggam.Bahkan sekarang setiap negara berlomba bersaing untuk meningkatkan kualitas produk yang dipasarkan,sayangnya negara Indonesia belum juga dapat bersaing di dunia telekomunikasi.
d.   Era Komunikasi Interaktif (1946 – Sekarang)
Era dimana alat-alat sudah sangat canggih.Dan dari era ini pula mulai ditemukan dan dikenal komputer,yang mungkin saat ini sangat kita andalkan.Dan era ini pula mulai ditemukan internet,dimana saat itu Amerika yang mencari cara bagaimana cara menghubungkan beberapa komputer.Dan pada tahun 1990 orang Amerika bernama Berners Lee menemukan program browser sehingga dapat menghubungkan beberapa komputer.Karena komputer pada awalnya bekerja seperti mesin ketik yang hanya untuk membantu dan memperingan pekerjaan manusia,namun saat ini komputer bisa digunakan untuk berinteraksi jarak jauh bahkan antar benua.Itu dapat dilakukan karena saat ini sudah ada Internet yang sangat membantu kita untuk beriteraksi dengan komputer lain atau dapat dikatakan dengan orang lain.Tidak hanya komputer,bahkan sekarang para penemu sudah menciptakan smart TV yang tidak hanya digunakan untuk menonton acara televisi namun dapat digunakan untuk internet.
Dan terbukti bahwa alat-alat teknologi komunikasi sangat membantu kita sebagai pengguna dalam menyampaikan sebuah pesan.Baik cetak maupun elektronik.Sebagai contoh : Koran (Media Cetak),TV (Media elektronik).Namun bila dilihat dari semua era ini saya melihat,tetap ada satu era dimana sampai saat ini tidak bisa dihilangkan walau tekhnologi sudah sangat canggih,yaitu era tulisan,dimana kita akan tetap menggunakan era itu karena dengan era tulisan itu kita dapat mengerti segala sesuatunya,bahkan era komunikasi interaktif pun tidak mungkin jika tidak menggunakan era tulisan.Sehingga semua era sebenarnya sangat bergantung pada era tulisan.Jika tidak ada era tulisan,tidak mungkin era-era lainnya akan bermunculan.Tapi alangkah semakin baik jika semuanya itu menjadi kesatuan seperti jaman sekarang,dimana dari era tulisan,era komunikasi cetak,telekomunikasi,interaktif semuanya saling melengkapi dan semakin memudahkan kita sebagai manusia untuk memberi informasi maupun menerima informasi dari seluruh penjuru dunia[3]
C.    Pengaruh Teknologi Komunikasi terhadap  Sistem  Komunikasi
Kemajuan teknologi dalam bidang teknologi  komunikasi  memiliki konsekuensi luar  biasa bagi  kehidupan. Tujuan  dari  teknologi komunikasi adalah menciptakan   dan memajukan, menyebarkan dan  menciptakan ilmu  yang baru  yang belum ada sebelumnya. Dan  berikut adalah pengaruh teknologi  komunikasi terhadap sistem komunikasi[4],seperti berikut;
1.    Menurut Casttel  1996, dapat  membentuk ulang basis  material  bagi  sistem komunikasi,  yang memungkinkan terjadinya globalisasi melalui kapasitasnya untuk  mendrisribusikan informasi dengan tahap yang cepat.
2.    Dapat dimanipulasi dan terhubung dengan jaringan, imparsial dan padat.  Padat yang dimakud  adalah sejumlah besar informasi digital dapat dimasukan kedalam wadah yang kecil.
3.    Dalam layanan interaktif, khalayak dapat mengubah sinyal dengan tujuan khusus menurut keinginannya dan dapat membuat   pesan mereka sendiri.
4.    Informasi yang diterima dapat ditransfer  melalui program yang  jelas.
5.    Terjadinya  revolusi informasi komunikasi atau perubahan dalam media saat ini yang terjadi lebih cepat dari pada sebelumnya dan lebih efisien.




[1] Abdul Kadir &Terra C. Triwahyuni, Teknologi Informasi, (Yogyakarta; ANDI, 2013),  hlm3
[2] http://lesthariesenja.blogspot.co.id/2013/03/definisi-teknologi-komunikasi-menurut.html.(6-6-2016,21;05)
[3] Institut komunikasi Indonesia Baru, 4 Era Komunikasi, http://komunikasi.us/index.php/course/perkembangan-teknologi-komunikasi/145-revian-paper-1, dikases 4 juni 2016, jam 12.40.
[4] Jeremy Wallaceh, Komunikasi dan  Modifikasi, (Jakarta; Puataka Obor Indonesia,2014), hlm 103-106

Sabtu, 10 September 2016

Teori Komunikasi


1.    Teori adalah upaya membangun dugaan-dugaan logis dan rasional atas peristiwa.  Menurut Richard West dan Lynn H.Turner, teori adalah sebuah  sistem konsep abstrak yang mengidentifikasi adanya hubungan diantara konsep-konsep tersebut,  yang  membantu kita memahami sebuah fenomena. Maksudnya jika kita maumemahami seusuatu dengan adanya  teori  dapat memperjelas dan juga konsep diperoleh melalui pengamatan yang sistematis.
2.    Syarat  kewenangan ilmiah sebuah ilmu
a.    Memiliki sejarah  yangjelas.
b.    Adaa tokoh-tokoh ahliyang dikenal dengan tekun mengembangkannya.
c.    Ada masyarakat  akademis yang mempelajari dan mengembangkannya.
d.   Diakuilembaga tentangbeberapadisiplin ilmu.
e.    Ada penelitian yang  intens dan mengembangkan teori-teori  dan metode suatu ilmu.
3.    Teori  sifat & Tradisi Sosiopsikologi
Sifat  adalah sebuah kualitas  atas karakteristik pembeda, ini merupakan cara berfikir merasakan dan bertingkah laku yang konsisten terhadap situasi.  Perilaku ditentukan oleh sebuah gabungan dari faktor sifat dan situasi. Menurut   Digman  ada lima model faktor-sifat yaitu;
a.    Neuroticism atau kecenderungan  untuk merasakan emosi negatif dan  kesedihan.
b.    Extraversion  atau kecenderungan untuk menikmati berada dalam kelompok, menjadi tegas, dan berfikir optimis.
c.    Openness atau kecenderungan untuk menjadi reflektif, memiliki imajinasi, memperhatikan perasaan  dari  dalam  hati dan menjadi pemikir mandiri.
d.   Agreebleness atau kecenderungan untuk menyukai dan menjadi simpatik kepada  orang lain,  ingin membantu  orang lain,serta untuk  menghindari  permusuhan.
e.    Conscientiousness atau kecenderungan menjadi  pribadi yang disiplin,  melawan gerak hati nurani, menjadi teratur dan memahami penyelesaian tugas.
Pengaruh tradisi sosiopsikologi yaitu bagaimana cara seseorang berfikir  tentang  pelaku  komunikasi sebagai  individu. Pada penelitian psikologi merupakan penelitian tentang perilaku manusia. Tradisi  sosiopsikologi adalah untuk memahami bagaimana dan   mengapa mengapa setiap individu manusia berperilaku seperti yang  mereka perbuat.
Tradisi  sosiopsikologi memperhatikan pad persuasi dan perubahansikap, pemprosesan pesan, bagaimanindividu merencanakan strategi pesan,  bagaimana penerima pesan memproses  informasi pesan dan  efek pesan  pada individu. Tradisi  sosiopsikologi adalah teori sifat yang mengidentifikasi variabel pribadi serta kecenderungan pelakukomuniasi     yang mempengaruhi bagaimana individu bertindak dan berinteraksi. Tradisi  sosiopsikologi berorientasi sisi   kognitif yaitu memberikan  pemahaman  bagaimana  manusia  memproses  informasi.  Input  (informasi)  adalah  bagian  dari perhatian khusus.   Output (rencana dan perilaku), bagian dari sistem kognitif.  Berikut adalah   pemikiran dari Tradisi  sosiopsikologi:
a.       Perilaku adalah bagaimanamanusia berperilaku dalam situasi berkomunikasi seperti sifat pribadi, perbedaaan situasi dan pembelajaran.
b.      Kognitif adalah berpusat pada bentuk pemikiran, atau magaimana individu memperoleh, menyimpan  dan memproses  informasi  dalam cara mengarahkan output perilaku.
c.       Biologis  adalah efek-efek fungsi  dan  struktur otak, neurochemistry dan faktor genetik dalam menjelaskan manusia.
4.    Teori pemikiran kelompok dan tradisi kritik
Pemikiran kelompok  adalah  sebuah hasil  langsung terhadap kepaduan kelompok yang dilihat sebuah variabel penting dalam keefektifan kelompok, oleh Kurt Lewin 1930. Jenis menentukan dalam penelitiannya bahwa pemikiran kelompok dapat menghasilkan sesuatu  yang negatif:
a.    Kelompok membatasi diskusi hanya untuk beberapa alternatif tanpa mempertimbangkan kemungkinan  kreatif.
b.    Posisi  awal  diberikan oleh sebagian besar anggota tidak pernah dikaji  kembali  untukmencari  hal  yang  tidak dapat diduga.
c.    Kelompok gagal  untuk menguji kembali semua alternatif  yang  bukan dari mayoritas.
d.   Pendapat para  ahli tidak dicari.
e.    Kelompok sangat selektif dalam mengumpulakan dan menghadirkan informasi yang ada.
f.     Kelompok begitu percaya diri dengan idenya yang tidak mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan dari rencana.
Tradisi kritik terdaapat  3 keistimewaan yaitu  :
a.    Mencoba memahami sistem yang sudah dianggap benar, struktur kekuatan dan keyakinan  atau ideologi yangmendominasi masyarakat dengan pandangan tertentu dimana  minat  disajikan oleh struktur kekuatan tersebut.
b.    Pada umumnya tertarik dengan membuka kondisi sosial    yang menindas dan rangkaian kekuatan untuk mempromosikan emansipasi atau  masyarakat yang lebih bebas dan berkecukupan.
c.    Menciptakan kesadaran untuk menggabungkan  teori dan  tindakan.
5.    Teori pengelolaan identitas dan tradisi sosiokultural
Teori pengelolaan identitas yang dikembangkan oleh  Tadasu Todd  Imahori dan  William R.Cupach menunjukan bagaimana  identitas terbentuk, terjaga dan berubah dalam hubungan.  Teori ini  membantu untuk melihat bagaimana hubungan  dapat   memperoleh  identitasnya melalui komunikasi. Teori ini menjelaskan tentang  hubungan dimana perbedaan budaya sangat  penting dan jelas. Imahori  dan  Cupach ada 3 tahap hubungan yaitu sebagai berikut:
a.    Tahap percobaan (trial), menelusuri  perbedaan budaya dan identitas budaya dalam suatu hubungan.
b.    Tahap kecocokan (emmeshment), sebuah identitas hubungan tertentu dengan bentuk fitur-fitur budaya secara umum, akan muncul.
c.    Tahap  negosiasi ulang (renegotation), dengan sejarah maka suatu hubungan belajar dan saling  mengerti.
Tradisi  sosiokultural yaitu pemahamanterhadap makna,norma,peran,dan  peraturan  yang  dijalankan  secara interaktif  dalam komunikasi. Identitas menjadi  dorongan bagi diri sebgai  individu dalam   peranan  sosial, sebagai anggota  komunitas  dan sebagai mahluk  berbudaya.  Ada beberapa yang dipengaruhi oleh  tradisi sosiokultural yaitu:
a.    Pemahaman konstruktivisme sosial, yaitu bagaimana pengetahuan manusia dibentuk melalui interaksi sosial. Seperti nama, membahas dan mendekati dunia.
b.    Interaksi simbolis yaitu pentingnya observasi partisipan dalam kajian komunikasi  sebagai  cara dalam mengeksplorasi hubungan sosial. Seperti emosi, diri, politik,struktur  sosial.
c.    Sosiolinguistik atau kajian  bahasa dan budaya,manusia mengguanakan  bahasa dengan cara berbeda  dan kelompok sosisal yang berbeda. Seperti bertanya,memerintah,berjanji, menetapkan,danlain sebgainya.
d.   Etnografi atau observasi yaitu bagaimana kelompoksosial membangun makna malalui  perilaku linguistik dan nonlinguistik,seperti makna bagi keragaman perilaku, visual dan respond audio.
e.    Etnometodologi atau  observasi yang cermat  akanperilaku kecil dalam situasi nyata. Bagaimana kita mengelola  atau menghubungkan  perilaku  dalaminteraksi sosial pada waktu tertentu,seperti  percakapan,  cara-cara  partisipasi.
6.    Uses and gratification theory  dan  Tradisi Sosiopsikologi
Uses and gratification   theori  atau penggunaandan  kepuasan ,berfokus pada konsumen, anggota, audiens dari pada pesannya dan menelusuriperilaku komunikasinya dalam arti pengalaman langsungnya dengan media. Audiens bertanggung  jawab dalammemilih media  intikmemenuhi  kebutuhan mereka sendiri.
Teori ini menerapkan teori nilai dugaan, kepuasan yang dicari dari media  ditentukan oleh sikap seseorang terhadap media, keyakinan tentang media   tertentu apayang dapat memuaskan dan  penilaian tentang material.  Tingkatan mencari kepuasan dalam semua segmen media (sebuah program, tipe program, jenis isi tertentu atau keseluruhan  media)
Ketika  seseorang memperoleh pengalaman dengan sebuah program, genre  atau media,  kepuasan yang akan didapatkan selanjutnya  akan memengaruhi keyakinan juga menguatkan pola pengguna.
Pengaruh tradisi sosiopsikologi yaitu bagaimana cara seseorang berfikir  tentang  pelaku  komunikasi sebagai  individu. Pada penelitian psikologi merupakan penelitian tentang perilaku manusia. Tradisi  sosiopsikologi adalah untuk memahami bagaimana dan   mengapa mengapa setiap individu manusia berperilaku seperti yang  mereka perbuat.
Tradisi  sosiopsikologi memperhatikan pad persuasi dan perubahansikap, pemprosesan pesan, bagaimanindividu merencanakan strategi pesan,  bagaimana penerima pesan memproses  informasi pesan dan  efek pesan  pada individu. Tradisi  sosiopsikologi adalah teori sifat yang mengidentifikasi variabel pribadi serta kecenderungan pelakukomuniasi     yang mempengaruhi bagaimana individu bertindak dan berinteraksi. Tradisi  sosiopsikologi berorientasi sisi   kognitif yaitu memberikan  pemahaman  bagaimana  manusia  memproses  informasi.  Input  (informasi)  adalah  bagian  dari perhatian khusus.   Output (rencana dan perilaku), bagian dari sistem kognitif.  Berikut adalah   pemikiran dari Tradisi  sosiopsikologi:
d.      Perilaku adalah bagaimanamanusia berperilaku dalam situasi berkomunikasi seperti sifat pribadi, perbedaaan situasi dan pembelajaran.
e.       Kognitif adalah berpusat pada bentuk pemikiran, atau magaimana individu memperoleh, menyimpan  dan memproses  informasi  dalam cara mengarahkan output perilaku.
Biologis  adalah efek-efek fungsi  dan  struktur otak, neurochemistry dan faktor genetik dalam menjelaskan manusia.