1.
Teori adalah upaya membangun dugaan-dugaan logis dan rasional atas
peristiwa. Menurut Richard West dan Lynn
H.Turner, teori adalah sebuah sistem
konsep abstrak yang mengidentifikasi adanya hubungan diantara konsep-konsep
tersebut, yang membantu kita memahami sebuah fenomena.
Maksudnya jika kita maumemahami seusuatu dengan adanya teori
dapat memperjelas dan juga konsep diperoleh melalui pengamatan yang
sistematis.
2.
Syarat kewenangan ilmiah
sebuah ilmu
a.
Memiliki
sejarah yangjelas.
b.
Adaa
tokoh-tokoh ahliyang dikenal dengan tekun mengembangkannya.
c.
Ada
masyarakat akademis yang mempelajari dan
mengembangkannya.
d.
Diakuilembaga
tentangbeberapadisiplin ilmu.
e.
Ada
penelitian yang intens dan mengembangkan
teori-teori dan metode suatu ilmu.
3.
Teori sifat & Tradisi
Sosiopsikologi
Sifat adalah sebuah
kualitas atas karakteristik pembeda, ini
merupakan cara berfikir merasakan dan bertingkah laku yang konsisten terhadap
situasi. Perilaku ditentukan oleh sebuah
gabungan dari faktor sifat dan situasi. Menurut Digman
ada lima model faktor-sifat yaitu;
a.
Neuroticism
atau kecenderungan untuk merasakan emosi
negatif dan kesedihan.
b.
Extraversion atau kecenderungan untuk menikmati berada
dalam kelompok, menjadi tegas, dan berfikir optimis.
c.
Openness
atau kecenderungan untuk menjadi reflektif, memiliki imajinasi, memperhatikan
perasaan dari dalam
hati dan menjadi pemikir mandiri.
d.
Agreebleness
atau kecenderungan untuk menyukai dan menjadi simpatik kepada orang lain,
ingin membantu orang lain,serta
untuk menghindari permusuhan.
e.
Conscientiousness
atau kecenderungan menjadi pribadi yang
disiplin, melawan gerak hati nurani,
menjadi teratur dan memahami penyelesaian tugas.
Pengaruh tradisi sosiopsikologi yaitu bagaimana cara seseorang
berfikir tentang pelaku
komunikasi sebagai individu. Pada
penelitian psikologi merupakan penelitian tentang perilaku manusia.
Tradisi sosiopsikologi adalah untuk
memahami bagaimana dan mengapa mengapa
setiap individu manusia berperilaku seperti yang mereka perbuat.
Tradisi sosiopsikologi
memperhatikan pad persuasi dan perubahansikap, pemprosesan pesan,
bagaimanindividu merencanakan strategi pesan,
bagaimana penerima pesan memproses
informasi pesan dan efek
pesan pada individu. Tradisi sosiopsikologi adalah teori sifat yang
mengidentifikasi variabel pribadi serta kecenderungan pelakukomuniasi yang mempengaruhi bagaimana individu
bertindak dan berinteraksi. Tradisi
sosiopsikologi berorientasi sisi
kognitif yaitu memberikan
pemahaman bagaimana manusia
memproses informasi. Input
(informasi) adalah bagian
dari perhatian khusus. Output (rencana dan perilaku), bagian dari
sistem kognitif. Berikut adalah pemikiran dari Tradisi sosiopsikologi:
a.
Perilaku
adalah bagaimanamanusia berperilaku dalam situasi berkomunikasi seperti sifat
pribadi, perbedaaan situasi dan pembelajaran.
b.
Kognitif
adalah berpusat pada bentuk pemikiran, atau magaimana individu memperoleh,
menyimpan dan memproses informasi
dalam cara mengarahkan output perilaku.
c.
Biologis adalah efek-efek fungsi dan
struktur otak, neurochemistry dan faktor genetik dalam menjelaskan
manusia.
4.
Teori pemikiran kelompok dan tradisi kritik
Pemikiran kelompok
adalah sebuah hasil langsung terhadap kepaduan kelompok yang
dilihat sebuah variabel penting dalam keefektifan kelompok, oleh Kurt Lewin
1930. Jenis menentukan dalam penelitiannya bahwa pemikiran kelompok dapat
menghasilkan sesuatu yang negatif:
a.
Kelompok
membatasi diskusi hanya untuk beberapa alternatif tanpa mempertimbangkan
kemungkinan kreatif.
b.
Posisi awal
diberikan oleh sebagian besar anggota tidak pernah dikaji kembali
untukmencari hal yang
tidak dapat diduga.
c.
Kelompok
gagal untuk menguji kembali semua
alternatif yang bukan dari mayoritas.
d.
Pendapat
para ahli tidak dicari.
e.
Kelompok
sangat selektif dalam mengumpulakan dan menghadirkan informasi yang ada.
f.
Kelompok
begitu percaya diri dengan idenya yang tidak mempertimbangkan
kemungkinan-kemungkinan dari rencana.
Tradisi kritik terdaapat 3 keistimewaan yaitu :
a.
Mencoba
memahami sistem yang sudah dianggap benar, struktur kekuatan dan keyakinan atau ideologi yangmendominasi masyarakat
dengan pandangan tertentu dimana
minat disajikan oleh struktur
kekuatan tersebut.
b.
Pada
umumnya tertarik dengan membuka kondisi sosial yang menindas dan rangkaian kekuatan untuk
mempromosikan emansipasi atau masyarakat
yang lebih bebas dan berkecukupan.
c.
Menciptakan
kesadaran untuk menggabungkan teori
dan tindakan.
5.
Teori pengelolaan identitas dan tradisi sosiokultural
Teori pengelolaan identitas yang dikembangkan oleh Tadasu Todd
Imahori dan William R.Cupach
menunjukan bagaimana identitas terbentuk,
terjaga dan berubah dalam hubungan.
Teori ini membantu untuk melihat
bagaimana hubungan dapat memperoleh
identitasnya melalui komunikasi. Teori ini menjelaskan tentang hubungan dimana perbedaan budaya sangat penting dan jelas. Imahori dan
Cupach ada 3 tahap hubungan yaitu sebagai berikut:
a.
Tahap
percobaan (trial), menelusuri
perbedaan budaya dan identitas budaya dalam suatu hubungan.
b.
Tahap
kecocokan (emmeshment), sebuah identitas hubungan tertentu dengan bentuk
fitur-fitur budaya secara umum, akan muncul.
c.
Tahap negosiasi ulang (renegotation), dengan
sejarah maka suatu hubungan belajar dan saling
mengerti.
Tradisi sosiokultural yaitu
pemahamanterhadap makna,norma,peran,dan
peraturan yang dijalankan
secara interaktif dalam
komunikasi. Identitas menjadi dorongan
bagi diri sebgai individu dalam peranan
sosial, sebagai anggota
komunitas dan sebagai mahluk berbudaya.
Ada beberapa yang dipengaruhi oleh
tradisi sosiokultural yaitu:
a.
Pemahaman
konstruktivisme sosial, yaitu bagaimana pengetahuan manusia dibentuk melalui
interaksi sosial. Seperti nama, membahas dan mendekati dunia.
b.
Interaksi
simbolis yaitu pentingnya observasi partisipan dalam kajian komunikasi sebagai
cara dalam mengeksplorasi hubungan sosial. Seperti emosi, diri,
politik,struktur sosial.
c.
Sosiolinguistik
atau kajian bahasa dan budaya,manusia
mengguanakan bahasa dengan cara
berbeda dan kelompok sosisal yang
berbeda. Seperti bertanya,memerintah,berjanji, menetapkan,danlain sebgainya.
d.
Etnografi
atau observasi yaitu bagaimana kelompoksosial membangun makna malalui perilaku linguistik dan nonlinguistik,seperti
makna bagi keragaman perilaku, visual dan respond audio.
e.
Etnometodologi
atau observasi yang cermat akanperilaku kecil dalam situasi nyata.
Bagaimana kita mengelola atau
menghubungkan perilaku dalaminteraksi sosial pada waktu
tertentu,seperti percakapan, cara-cara
partisipasi.
6.
Uses and gratification theory
dan Tradisi Sosiopsikologi
Uses and gratification
theori atau penggunaandan kepuasan ,berfokus pada konsumen, anggota,
audiens dari pada pesannya dan menelusuriperilaku komunikasinya dalam arti
pengalaman langsungnya dengan media. Audiens bertanggung jawab dalammemilih media intikmemenuhi
kebutuhan mereka sendiri.
Teori ini menerapkan teori nilai dugaan, kepuasan yang dicari dari
media ditentukan oleh sikap seseorang
terhadap media, keyakinan tentang media
tertentu apayang dapat memuaskan dan
penilaian tentang material.
Tingkatan mencari kepuasan dalam semua segmen media (sebuah program,
tipe program, jenis isi tertentu atau keseluruhan media)
Ketika seseorang memperoleh
pengalaman dengan sebuah program, genre
atau media, kepuasan yang akan
didapatkan selanjutnya akan memengaruhi
keyakinan juga menguatkan pola pengguna.
Pengaruh tradisi sosiopsikologi yaitu bagaimana cara seseorang
berfikir tentang pelaku
komunikasi sebagai individu. Pada
penelitian psikologi merupakan penelitian tentang perilaku manusia.
Tradisi sosiopsikologi adalah untuk
memahami bagaimana dan mengapa mengapa
setiap individu manusia berperilaku seperti yang mereka perbuat.
Tradisi sosiopsikologi
memperhatikan pad persuasi dan perubahansikap, pemprosesan pesan,
bagaimanindividu merencanakan strategi pesan,
bagaimana penerima pesan memproses
informasi pesan dan efek
pesan pada individu. Tradisi sosiopsikologi adalah teori sifat yang
mengidentifikasi variabel pribadi serta kecenderungan pelakukomuniasi yang mempengaruhi bagaimana individu bertindak
dan berinteraksi. Tradisi sosiopsikologi
berorientasi sisi kognitif yaitu
memberikan pemahaman bagaimana
manusia memproses informasi.
Input (informasi) adalah
bagian dari perhatian
khusus. Output (rencana dan perilaku), bagian dari
sistem kognitif. Berikut adalah pemikiran dari Tradisi sosiopsikologi:
d.
Perilaku
adalah bagaimanamanusia berperilaku dalam situasi berkomunikasi seperti sifat
pribadi, perbedaaan situasi dan pembelajaran.
e.
Kognitif
adalah berpusat pada bentuk pemikiran, atau magaimana individu memperoleh,
menyimpan dan memproses informasi
dalam cara mengarahkan output perilaku.
Biologis adalah efek-efek
fungsi dan struktur otak, neurochemistry dan faktor
genetik dalam menjelaskan manusia.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar